Pomegranate
Eropa (1900)
Pomegranate juga menjadi bagian dari sejarah seni modern. Buah ini menjadi bagian dari perubahan gaya seni modern di awal abad 20 seperti Post-Impressionism, Fauvism, Cubism, dan Surrealism. Seniman ulung seperti Paul Cezanne, Henri Matisse, Pablo Picasso, sampai Salvador Dalli pernah melukiskan buah pome pada karyanya.
Perancis (1793)
Selama Revolusi Perancis, pemerintah Perancis menciptakan sebuah kalender Republik dan menugaskan seorang pelukis Louis Lafitte untuk membuat ilustrasi alogaris yang mewakili setiap bulan sebagai sosok perempuan. Untuk bulan kedua belas, Fructidor (Agustus / September), Lafitte menggambar perawan Virgo dengan buah pomegranate yang terbuka. Buah pomegranate diasosiasikan dengan kesucian, kesuburan dan musim panen.
Inggris (1500)
Pome menjadi simbol pernikahan antara Raja Henry VIII dari Inggris dengan Catherine of Aragon, dari Spanyol. Untuk mewakili persatuan dua kerajaan ini, Henry menghiasi setiap bagian istananya dengan simbol dari kerajaan asal Putri Catherine, yaitu pomegranate, anak panah Aragon, dan Tudor Rose. Dia juga menggunakan buah pome yang disepuh emas dalam perayaan upacara pernikahan dan penobatan Catherine sebagai sang Ratu.
Spanyol (1400)
Pome tidak hanya kaya manfaat, tapi juga menjadi inspirasi bagi Ratu Isabella dan Raja Ferdinand mengakhiri Reconquista (perebutan kembali) dengan menaklukkan Granada, salah satu kota kuno di Andalusia. Menurut legenda, Ratu Isabella berdiri dengan buah pome di tangannya dan berkata, “Sama seperti buah pome, aku akan mengambil alih Andalusia, benih demi benih”. Akhirnya, buah ini tidak hanya menjadi nama kota, tapi juga menjadi bagian dari lambang negara Spanyol saat ini.
China (138 SM)
Pomegranate menyebar ke daratan China dari Timur tengah melalui jalur sutera dibawa oleh Zhang Qian, pegawai kekaisaran Dinasti Han. Di China, buah pome merupakan simbol rezeki yang melimpah serta melambangkan banyak anak dan kesuburan. Selain dipercaya sebagai simbol rezeki, buah pome dalam pengobatan herbal, bijinya digunakan sebagai obat antiradang, rematik, dan sakit perut. Di China, kota Zaozhuang dikenal sebagai the hometown of pomegranate. Masyarakat lokal disana membangun Jincheng Pomegranate Orchard sebagai salah satu objek wisata di sana.
Yunani (500 SM)
Pome identik dengan kisah Persephone. Sang dewi dirayu Hades dengan pome, sehingga menjadi ratu The Underworld. Demeter, ibu dari Persephone murka, menghentikan pertumbuhan tanaman, sayur, dan buah. Zeus, raja para dewa yang juga ayah Persephone, tidak ingin membuat bumi mati. Akhirnya, dia membuat kesepakatan. Setiap tahun, Persephone harus menghabiskan 4 bulan dengan Hades, sementara sisanya bersama Demeter di bumi, yang menandakan kehadiran musim semi.
Azerbaijan (1000 SM)
Sama seperti Persia dan Himalaya, Azerbaijan dianggap sebagai salah satu tempat yang mengawali sejarah keberadaan pome. Paling tidak ini dibuktikan dengan penemuan buah pome yang membusuk dan diperkirakan berasal dari zaman 1000 SM. Setiap tahunnya, sebanyak 5000-7000 orang mengikuti Pomegranate Festival yang diadakan di kota Goychav. Di festival ini, pengunjung dapat melihat bahkan mencoba berbagai sajian khas Azerbaijan yang menggunakan pomegranate. Paradenya sendiri diiringi dengan tarian dan musik tradisional dari negara yang terletak di persimpangan Eropa Timur dan Asia Barat ini.
Mesir (1600 SM)
“Before There Was Medicine, There Was Food!” . Sejak dulu, sumber alami seperti buah dan sayur dapat menjadi sumber penyembuh. Pome dianggap salah satunya. Manfaatnya tercatat dalam Papirus Ebers dari Mesir , sebuah manuskrip tertua dan terpenting yang pernah ditemukan dalam dunia medis. Dalam papirus tersebut, pome menjadi bahan yang istimewa untuk berbagai ramuan. Buah ini juga ditemukan di beberapa makam Firaun, yang menyimbolkan kehidupan setelah kematian: keabadian.
Himalaya & Persia (3500 SM)
Pome diyakini sebagai salah satu buah yang dibudidayakan pertama kali. Berasal dari Himalaya dan Persia, buah super ini menyebar ke seluruh wilayah Mediterania, Afrika, Eropa, dan Timur Asia. Pohonnya dapat bertahan hidup hingga lebih dari 200 tahun, di iklim yang sangat panas dan dingin. Karena khasiatnya, buah ini menjadi simbol kekuatan dalam budaya Persia. Bahkan digunakan sebagai bagian dari tombak tentara Xerxes (485-465 SM), raja Persia yang menaklukan Yunani.
Karena dikenal manfaatnya selama berabad-abad, pome dipilih sebagai logo Millennium Festival of Medicine di Inggris.
